Lama sudah tidak mengisi blog yang satu ini.
Lama sudah tidak terisi batok yang satu ini.
Lama sudah tidak berisi kantong ini.
Lama sudah tidak diisi hati ini.
Lama sudah tidak besi ....
dah lama gak menengok blog yang satu ini (juga yang lain pada gak pernah di tengok sih). jadilah ini ditengok sebentar saja. dan yang ini sekedar semburat tulisan sekeluarnya dari gerakan jari yang males menekan shift untuk membesarkan huruf (tepatnya mengurufbesarkan), eh kepaksa untuk kurung buka dan kurung tutup.
trus gimana lagi seterunya? pasti gak enak baca yang kaya gini terus menerus kan; ya, iya lah. tapi emang mau apa lagi. jadi yang ini emang begini deh yang penting gak mati gitu deh, maksudnya kalo kelamaan gak di tengok entar mati pula blog ini, iya gak sih.
Akhhh, gila juga nih blog editor satu ini, memang dirancang untuk bisa digunakan untuk segala macam blog yang ada di dunia.
We want Writer to work well with every blogging service out there. If you can’t get Writer to work with your blog, we want to know.
Source: Writer Zone
Ini di buat untuk mencoba alat blog yang di buat oleh Microsoft. Tentu besar harapan bahwa MS bisa membuat alat blog yang bagus dong.
Sekalin juga di sini mau taruh link untuk blog yang di buat dengan blogger (Beta) yang baru, di sini jadi sekalin mencoba fitur yang bisa digunakan begitu lah.
Karena dalam beberapa menit kedepan komputer ini akan dipindahkan ke rumah baru kemungkinan aku tidak akan bisa posting. Hal ini terjadi karena di rumah baru belum tersambung internet. Aku akan mengusahakan untuk memasuki alam maya dari kantor, tetapi suasana kerja tentu tidak nyaman untuk menulis tentang berbagai hal yang tidak berkaitan dengan pekerjaan kan.
Jadi kepada semua pembaca setia, mohon diri sementara. Seandainya aku tidak berhasil tersambung enuh sampai lewat hari kemenangan atau iedul fitri sekarang saja aku tuliskan selamat berjaya!.
Salam dan sampai jumpa.
Untuk mereka yang mengaku mengikuti perkembangan politik Indonesia serta persepsi para "Indonesianis" tentang Indonesia, nama yang satu ini tentu tidak asing. Dia adalah nama yang selalu terbaca kalau kita mengikuti milis "indonesia-studies". Jadi ini persoalan yang sangat serius, kalau tidak bisa mengaku kenal John jangan mengaku mengikuti perkembangan (persepsi Indonesianis tentang) Indonesia, karena banyak sekali pengamat Indonesia di luar sana mengikuti perkembangan Indonesia dengan rajin membaca milis ini.
Hebatnya lagi aku ketemu dia bukan dalam suatu seminar atau aksi, karena kalau yang begini kan tidak mengherankan toh. Aku ketemu John di Friendster!!!!!! Ajaib gak sih? Tentu aku langsung add dong, masa mau jadi orang yang tidak mengikuti perkembangan.
Jadi menanti akankah ada pergeseran atau pertumbuhan tingkat keseriusan atau bertambahnya orang-orang atau topik serius di lingkungan seperti ini?
Sudah sejak hari Senin lalu aku kesulitan untuk membuka berbagai situs di internet terlebih sulit lagi untuk membuat posting di berbagai blog, sambungan internet entah kenapa menjadi sangat buruk. Saat ini kami di rumah menggunakan koneksi lewat kabelvision, dan memang ada mendengar bahwa perusahaan pengelola kabelvision sedang mengembangkan jaringan baru karenanya agak kurang memperhatikan tingkat pelayanan terhadap para pengguna/pelanggan yang saat ini ada. Mereka mengharapkan para pelanggan berpindah ke sistem atau layanan baru, menurut kabar (yang tidak dikonfirmasi) bulan November depan layanan baru ini akan diluncurkan.
Hal ini (kalau benar) bisa juga karena mereka memusatkan perhatian terhadap pengembangan sehingga menelantarkan perawatan (maintanence), tetapi yang pasti tingkat layanan (level of service) memang terasa sangat menurun. Akibatnya kepuasan pelanggan (setidaknya pelanggan serumah ini) menjadi sangat menurun. Memang untuk saat ini tidak ada alternatif untuk pelayanan kabel (TV dan internet), tetapi kalau tingkat kepuasan menurun terus kami akan berpikir keras untuk mencari alternatif.
Memang tidak bisa sederhana, bahkan mungkin tidak juga lebih murah, tetapi rasanya tingkat kepastian menjadi penting. Walau tentu pertimbangan biaya tetap menjadi pertimbangan penting. Salah satu alternatif yang sedang kami bicarakan adalah mengorbankan hiburan TV, dan mencari alternatif sambungan internet yang baik dengan harga dan kualitas yang setara atau lebih dari yang selama ini kami dapatkan dari kabelvision.
Buat teman-teman yang punya informasi atau pengalaman aku sangat berterimakasih kalau bersedia berbagi denganku.
Mungkin berhubungan, mungkin juga tidak. Kemarin tanggal 1 Oktober yang merupakan hari Kesaktian Pancasila hari awal atau hari ulang tahun Orde baru diperingati dengan penderitaan dan darah yang kembali mengalir. Bisa iya, bisa tidak, aku jadi ingin mengganti tampilan, kalau pun tidak berani untuk bertindak mengganti garis kehidupan nyata, aku ganti saja tampilan di blog ini. Walau mungkin ada resiko bahwa banyak informasi penting bisa hilang, bahkan bukan tidak mungkin seluruh blog bisa lenyap. Iam being paranoid here.
Rasanya memang aku perlu perubahan deh, dan memang faktanya aku tidak berani atau tidak mampu atau apa juga pokok tidak bisa merubah jalan hidup ini. Keluh kesah dan kepasrahan, menanti akhir dari seluruh cerita yang sekarang masih sedang dijalani. Dijalani tanpa keinginan untuk mempengaruhi, ada yang bilang apatis gitu, apaantuh juga kali sih.
Apakah perubahan tampilan bisa mempengaruhi atau membawa perubahan yang sesungguhnya, perubahan substansial, atau hanya menambah sialnya saja? Begitu banyak sesungguhnya eluang untuk mencapai apa yang aku tahu menjadi harapan dan keinginan banyak orang; bukannya sudah tersedia memang, tetapi peluang untuk kesana ada dan kalau saja bersedia membayar harga yang dibutuhkan semua itu bukannya tidak mungkin terjadi. Mungkin aku memang sesumbar atau lebih gamblang lagi sombong. Tetapi begitu adanya.
Aku mengucap sukur atas segala yang aku terima, bahkan dengan nyaris tanpa usaha. Tunggu saja semua akan terjadi pada waktunya. Mungkin itu sebabnya aku mungkin akan berhenti mengeluh dan berduka, aku tidak menjadi korban kekejaman G-30-S, aku juga tidak menjadi korban pembantaian PKI. Aku telah menikmati manfaat pembangunan Orde Baru, aku juga bisa menikmati romantisme perlawanan atas penindasan ketidakadilan pembangunan Orde Baru. Aku tidak menjadi korban perubahan rejim bersama tumbangnya keluarga Cendana, aku juga tidak ditahan oleh antek Soeharto selama ia berkuasa. Bahkan sekarang, dalam era baru demokratisasi aku bisa dekat dengan titik tertentu yang bisa menentukan langkah perkembangan negara dan bangsa ini ke depan. Dalam pertentangan berbagai kelompok pemikiran dan gerakan aku sudah merasakan saat ini, sejauh ini aku tidak masuk dalam daftar hitam kelompok mana pun juga. Entah kelak saat daftar itu semakin panjang.
Untuk semua itu aku mengucap sukur.
Haruskah aku lebih banyak berbuat untuk menjamin hari depan bangsa dan negara yang lebih baik? Gampangnya memang menjawab iya, tetapi untuk berbuat itu diperlukan semangat dan kegigihan.
Untuk berbuat itu, .....
akh biarlah begini, kalau memang ada pusaran peristiwa yang bergulir ke arahku dan meminta tindakan maupun gagasan dariku, aku akan menjawab; tetapi untuk mengambil langkah terlebih dahulu .....
tidak sekarang ...
bukan aku ...
biarlah mereka yang masih ingin menjadi pahlawan
bagi bangsanya
maupun bagi keluarganya
maupun bagi dirinya sendiri
biarkan mereka yang bergerak
aku hanya akan bergerak saat aku sudah harus bergerak
aku akan bergerak saat soal sudah ada di tangan ku
jangan minta aku untuk meraihnya
tidak untuk orang banyak
]tidak juga untuk diriku sendiri
aku jalani apa yang sampai di kakiku.
huuuuuuuhhhh,
Recent Comments